Loading...

1. Donat salju

donat salju1

 

Ah, apa istimewanya donat salju? Kalau ada manusia yang bikin sih memang biasa aja, tapi gimana kalau tiba-tiba kamu ngeliat di depan mata kamu ada salju yang ngegulung sendiri membentuk bola? Jangan sampai kamu kira ada setan lewat, ya! Hehe… Fenomena unik ini memang bisa terjadi asal temperatur dan kondisi lingkungan setempat lagi pas.

donat salju2

 

Donat super dingin yang satu ini biasanya muncul di daerah berbukit, saat tanah ditutupi es dan salju basah. Tingginya bisa lebih dari 60 sentimeter, lho!

2. Columnar basalt

tiang basal1

 

Siapa, nih, yang niat banget ngukir-ngukir batu jadi bentuk begini? Bukan para perajin yang kelewat rajin, kok, melainkan alam itu sendiri. Bentuk unik batu-batu basal ini terjadi akibat aliran lava yang membeku dan patah ke arah tegak lurus dengan asal aliran.

tiang basal2

 

Fenomena ini bisa kamu temukan di mana-mana, dari Amerika Serikat, Irlandia hingga India. Di Indonesia, kamu bisa liat blok-blok basal bertebaran di Gunung Padang, Jawa Barat.

3. Tiang cahaya

tiang cahaya1

 

Selain tiang basal, ada juga fenomena tiang cahaya atau ‘light poles’. Biasanya tiang warna-warni ini muncul saat malem lagi dingin-dinginnya alias di bawah 20 derajat celsius. Yah, udah pasti fenomena ini nggak bisa terjadi di Indonesia, ya.

tiang cahaya2

 

Selain butuh cuaca yang dingin banget, fenomena keren ini cuma bisa terjadi saat angin lagi nggak begitu kenceng dan ada banyak kristal es kecil-kecil di dalam atmosfer.

4. Bunga beku

bunga salju1

 

Bunga yang satu ini terbentuk dari partikel es yang mengumpul di bagian bawah tanaman atau kayu tertentu. ‘Kelopak’nya muncul saat temperatur di bagian luar dan dalam tanaman berbeda jauh.

bunga salju2

 

Akibat perbedaan suhu ini, air di bagian dalem taneman muncul ke permukaan dan langsung membeku terkena udara luar. Boleh diliat, dipegang jangan!

5. Bioluminescence

bioluminescence1

 

Ini bukan bohlam-bohlam yang ditenggelamkan ke dalam air, Aladiners. Fenomena makhluk hidup yang berpendar ini disebut bioluminescence. Di pantai, sinar yang terkesan misterius dan indah bakal muncul saat organisme kecil dalam air terkena gangguan.

bioluminescence2

 

‘Gangguan’ yang dimaksud bisa macem-macem, termasuk saat kamu nyelupin kaki ke air tempat mereka tinggal. Hihi, marahnya cute banget, ya!

6. Supercells

supercell1

 

Untung aja fenomena satu ini termasuk fenomena unik yang jarang banget terjadi. Supercells, selain wujudnya menakutkan, juga merupakan tipe badai yang paling bahaya. Kadang dia muncul dalam bentuk pusaran, mirip-mirip piring, atau gulungan besar di angkasa.

supercell2

 

Badai ini paling sering terjadi di Amerika Serikat bagian pusat dan sering dikira penampakan UFO kalau sedang muncul dalam bentuk piringan besar.

7. Aurora

Manitoba, Canada --- Aurora Borealis in Manitoba --- Image by © Daniel J. Cox/Corbis

 

Ini bukan efek computer boong-boongan, lho. Sama kayak kamar kamu, langit di daerah kutub, Norwegia, Kanada, dan tempat-tempat dingin lainnya juga punya ‘tirai’ warna-warni yang cantik. Fenomena ini  makin jadi incaran karena dia nggak menampakkan diri setiap malem. Duh, aksi ‘jual mahal’ aurora ini bikin dia jadi tambah menarik, ya Aladiners!

aurora2

 

Aurora terjadi saat partikel bermuatan listrik dari angin matahari bergesekan dengan medan magnetik di atmosfer bagian atas.

8. Sun dogs

sun dogs1

 

Matahari dalam jumlah banyak bukan cuma muncul dalam cerita Kera Sakti, tapi juga di dunia nyata. Bedanya, fenomena alam matahari majemuk di dunia nyata terjadi karena adanya pembiasan cahaya di langit. Matahari yang muncul tetep cuma satu, kok, tapi dia ditemenin oleh dua titik terang hasil pembiasan cahaya di kanan dan kirinya.

sundogs2

 

Fenomena alam sun dogs biasanya muncul saat matahari dalam posisi rendah alias deket dengan cakrawala. Ini berarti kamu bisa ngeliat ‘tiga matahari’ berjejer di pagi hari dan saat senja.



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2tDFUSP
via IFTTT
Halo sahabat petak umpet, kali ini kita akan bahas alat transportasi zaman dulu. Yang salah satunya kita pernah menaikinya. Come and take look! ^^

1. Helicak

 

Helicak adalah alat transportasi yang berasal dari skuter Lambretta asal Italia. Nama helicak sendiri berasal dari gabungan kata Helikopter dan Becak. Helicak beroperasi pada masa kepemipinan Gubernur (Alm.) Ali Sadikin untuk menggantikan becak yang dianggap tidak manusiawi. Bentuk helicak sendiri mirip dengan becak, namun bagian depan helicak tertutup dan menggunakan mesin sebagai penggeraknya. keberadaan helicak tidak bertahan lama, karena pemda Jakarta tidak konsisten dalam pengembangannya. Saat ini helicak masih bisa ditemui di daerah Kemayoran.

2. Becak


Becak merupakan alat transportasi hasil dari modifikasi sepeda. Becak adalah alat transportasi yang bertahan cukup lama di Jakarta. Keberadaan becak mulai hilang sedikit demi sedikit sejak tahun 1980-an karena dianggap “eksploitasi manusia oleh manusia”. Pada masa kepemimpinan Gubernur Sutiyoso becak dilarang beredar dalam rangka modernisasi transportasi umum di Jakarta. Selain itu becak dianggap membuat jalan macet karena jalannya lambat. Sampai saat ini becak masih bisa ditemui dipinggiran kota Jakarta.

3.Bemo

Asal mula nama bemo berasal dari kata Becak Motor. Bemo merupakan salah satu produk dari produsen besar otomotif Jepang yaitu Daihatsu dengan nama Daihatsu Midget. Keberadaan bemo sendiri dimaksudkan untuk mengantikan keberadaan becak dan helicak karena kapasitasnya yang lebih besar dapat memuat lima sampai enam orang sekaligus. Bemo pertama kali muncul di Jakarta pada tahun 1962. Bemo sempat menjadi alat transportasi favorit masyarakat pada era 60-an, 70-an, sampai awal 80-an sebelum banyakknya keberadaan angkot.


4. Andong / Delman

Delman adalah kendaraan transportasi tradisional yang beroda dua, tiga atau empat yang tidak menggunakan mesin tetapi menggunakan kuda sebagai penggantinya. Variasi alat transportasi yang menggunakan kuda antara lain adalah kereta perang, kereta kencana dan kereta kuda.

Nama kendaraan ini berasal dari nama penemunya, yaitu Charles Theodore Deeleman, seorang litografer dan insinyur pada masa Hindia Belanda. Orang Belanda sendiri menyebut kendaraan ini dengan nama dos-à-dos (punggung pada punggung, arti harfiah bahasa Perancis), yaitu sejenis kereta yang posisi duduk penumpangnya saling memunggungi. Istilah dos-à-dos ini kemudian oleh penduduk pribumi Batavia disingkat lagi menjadi ‘sado’.

5. Oplet

Oplet merupakan kendaraan yang identik dengan salah satu judul film besutan H. Rano Karno “Si Doel Anak Sekolahan”. Jika dibandingkan dengan bemo, oplet jauh lebih nyaman ketimbang bemo. Selain luas,oplet juga tidak berisik. Kebanyakan oplet berasal dari produk Morris dan Austin. Yang unik dari oplet yaitu hampir seluruh bodynya terbuat dari kayu. Oplet kini tidak beroperasi lagi, dan saat ini banyak diburu kolektor sebagai barang koleksi.

6. Bis Tingkat

Kendaraan yang satu ini memiliki pengagum tersendiri. Sensasi ketika naik dilantai atas tidak dapat dirasakan ketika menaiki bis pada umumnya. Bis tingkat sendiri memiliki dua keuntungan yaitu efisiensi tempat dan alat transportasi yang cocok digunakan untuk pariwisata. Namun, keberadaan bis tingkat dihapuskan karena beberapa faktor, antara lain sulit dan mahalnya suku cadang, kurangnya keseimbangan, lambat jalannya, dan tidak cocok untuk kondisi jalan Jakarta saat ini. Tapi jika anda masih penasaran dengan sensasi naik bis tingkat anda bisa jalan-jalan ke kota Solo. Disana bis tingkat masih dioperasikan untuk tujuan wisata.


7. Trem

Trem adalah sarana transportasi di Jakarta pada masa Hindia Belanda saat Jakarta masih bernama Batavia. Trem pertama kali digerakan menggunakan tenaga kuda. Meski digerakan dengan tenaga kuda namun mampu melayani rute yang lumayan jauh yaitu dari pasar ikan ke kwitang. Pada tahun 1881 trem berkuda digantikan dengan trem uap yang mampu melayani rute lebih jauh lagi.Sekitar 20 tahun kemudian munculah trem listrik. Masa kejayaan trem listrik berakhir pada 1960 karena presiden Indonesia pada saat itu yaitu Ir. Sukarno mengaggap bahwa trem kurang cocok untuk berada di wilayah Jakarta. Beliau lebih menginginkan adanya Metro atau kereta bawah tanah.


from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2tI3NJI
via IFTTT

#polresjembernews, melayani masyarakat – Hari ini Senin (03/7) 2017 dari pukul 11.00 Wib. S / d 12.00 Wib. Bertempat di Balai Desa Lengkong Kec. Mumbulsari Jember, telah melaksanakan penghargaan kepada Tiga Pilar Desa Lengkong (Bhabinkamtibmas, Kades, Babinsa) dan salah satu warga Desa bernama Bpk. Taufik dengan suksesnya melaksanakan Deteksi dini dengan baik sehingga berhasil mengamankan seorang Desertir Anggota TNI pada hari Minggu (02/7) 2017.

Penghargaan yang diberikan langsung oleh Dandim 0824 Jember Letkol Inf. Rudianto yang dihadiri oleh Muspika Mumbulsari dan Toga, Toda dan Tomas biasa.//humasresjember.



from BERITA POLISI http://ift.tt/2sich62
via IFTTT

Ikhlas Dalam Bekerja Dan Bersahabat Akhirnya Ciptakan Sebuah Kualitas ,
Pencetus SKCK Online Kombespol Muh. Anwar Nasir S.IK M.H – Muhammad Khoirul Amin SH. S.Kom M. Kom ( 2006 – 2017 )



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2sitV9H
via IFTTT

Ikhlas Dalam Bekerja Dan Bersahabat Akhirnya Ciptakan Sebuah Kualitas ,
Pencetus SKCK Online Kombespol Muh. Anwar Nasir S.IK M.H – Muhammad Khoirul Amin SH. S.Kom M. Kom ( 2006 – 2017 )



from HALO DUNIA http://ift.tt/2t8dqzI
via IFTTT

Memasuki masa pemberlakuan Peraturan Menteri (PM) Nomor 26 Tahun 2017 yang jatuh pada 1 Juli 2017, Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, menyatakan, pihaknya menginginkan angkutan online (angkutan sewa khusus) setara dengan angkutan yang sudah ada.

“Memang angkutan online merupakan suatu keniscayaan. Oleh karenanya, kita ingin angkutan online berdampingan dengan angkutan lain yang sudah ada seperti taksi konvensional, angkot dan bus, dengan suatu kesetaraan,” kata Menhub di Jakarta, Minggu (2/7).

Menhub menjelaskan, sebagai regulator, Kemhub ingin semua pihak baik angkutan online maupun angkutan yang sudah ada, dapat bekerja sama dan saling menghargai untuk melayani masyarakat.

Lebih lanjut, Menhub menyatakan, PM Nomor 26 Tahun 2017 tetap diberlakukan secara efektif mulai tanggal 1 Juli 2017. Namun, kata Budi Karya, pihaknya tidak menutup kemungkinan jika ada revisi di kemudian hari.

“Pasti ada yang merasa menang dan kalah, ada yang merasa enak dan tidak enak, namun demikian kita tetap berlakukan PM Nomor 26 Tahun 2017 per tanggal 1 Juli kemarin, dan akan ada evaluasi dalam kurun waktu enam bulan ke depan. Namun, kita tidak menutup kemungkinan dilakukan revisi apabila dirasakan sulit oleh masyarakat. Proses ini kita lakukan secara alamiah,” jelas Budi Karya.

Menhub menambahkan, apabila ada angkutan tertentu misalnya taksi online merasa tersaingi dengan taksi yang lain dalam waktu enam bulan, mereka harus bisa beradaptasi, berkonsolidasi, melakukan perubahan-perubahan terkait model bisnis dan bagaimana mengedukasi sopir.

Tak hanya sopir, kata Menhub, pihaknya juga menekankan agar masyarakat ikut diberikan edukasi. “Masyarakat harus diberikan edukasi bahwa tidak boleh ada stagnansi, tidak boleh ada sesuatu yang tidak diinginkan. Oleh karenanya, kita sudah sampaikan beberapa ketentuan terkait kuota, tarif batas atas dan bawah, serta kepemilikan kendaraan yang diatur atau diundangkan oleh Negara,” tutup Menhub.

Sebagai informasi, sehubungan dengan telah diterbitkannya PM Nomor 26 Tahun 2017 pada tanggal 1 April 2017, Kemhub meminta semua pihak memperhatikan poin-poin penting dari pemberlakuan aturan tersebut, yakni terkait kuota, tarif batas atas dan batas bawah, serta kepemilikan kendaraan.

Terkait kuota, Kemhub meminta Gubernur atau Kepala Badan yang berwenang berkonsultasi terlebih dahulu dengan Ditjen Perhubungan Darat untuk mendapatkan rekomendasi.

Sedangkan terkait tarif batas atas dan batas bawah, Kemhub membaginya menjadi 2 wilayah. Wilayah I untuk Sumatera, Jawa dan Bali dengan tarif batas bawah sebesar Rp 3.500 per kilometer (Km) dan batas atas sebesar Rp 6.000 per Km.

Sedangkan wilayah II untuk Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua dengan tarif batas bawah sebesar Rp 3.700 per Km dan batas atas sebesar Rp 6.500 per Km.

Sementara itu, terkait kepemilikan kendaraan atau Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) atas nama badan hukum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 66 ayat (3).

Kemhub menetapkan untuk Badan Hukum berbentuk koperasi, di mana bagi anggota koperasi yang memiliki STNK atas nama perorangan masih dapat menggunakan kendaraannya untuk melakukan kegiatan usaha angkutan sewa khusus (ASK) sampai dengan berakhirnya masa berlaku STNK (melakukan balik nama), dengan melampirkan perjanjian kerja sama (PKS) antara anggota koperasi dengan pengurus koperasi.



from HALO DUNIA http://ift.tt/2sxYDzA
via IFTTT

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada saat jeda siang pada perdagangan awal pekan ini, Senin (3/7) terpantau masih menguat dan tetap melaju di jalur positif.

Pada perdagangan siang ini rupiah menguat 21 poin atau naik 0,16 persen ke kisaran Rp 13.327 per dolar AS.

Rupiah pagi ini dibuka di kisaran Rp 13.329 per dolar AS. Sedangkan, pergerakan rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan pagi ini berada di kisaran Rp 13.316-Rp 13.338 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang dikeluarkan Bank Indonesia, Senin (3/7) berada di kisaran Rp 13.325 per dolar AS.



from HALO DUNIA http://ift.tt/2sDL9xm
via IFTTT

Hingga saat ini, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat kendaraan yang kembali ke Jakarta sudah mencapai 72 persen lebih atau sekitar 617.502 kendaraan dari total pemudik yang keluar dari Jakarta mulai H-7 sampai dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri 2017. Dengan demikian, masih ada sekitar 28 persen lagi kendaraan yang akan menuju ke Jakarta hingga beberapa hari ke depan.

“Hingga penghitungan saat ini, sudah terdata sudah ada 72 persen kendaraan yang masuk ke Jakarta sejak periode mudik H-7 hingga Hari Raya Lebaran 2017,” ujar AVP Corporate CommunicationPT Jasa Marga (Persero) Tbk‎, Dwimawan Heru, Senin (3/7).

Pantauan di Tol Jakarta-Cikampek, pagi terlihat padat merayap. Diperkirakan, arus balik Lebaran masih berlanjut hingga Senin (3/7) ini.

‎Hingga pagi tadi, kepadatan terjadi di ruas Cikampek menuju Jakarta. Kepadatan terjadi mulai dari Bekasi Timur hingga Bekasi Barat. Selepas Bekasi Barat tampak lancar dan kembali mengalami kepadatan lalu lintas di KM 02 Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Terjadi antrean di gerbang tol Halim hingga simpang Cawang arah Semanggi.

“Secara perlahan, kepadatan sudah mulai mencair,” sambung Humas PT Jasa Marga (Persero) Tbk Cabang Jakarta-Cikampek, Handoyono.

Kemarin, Minggu (2/7), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, bersama dengan Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis meninjau lapangan ke Gerbang Tol Cikarang Utama untuk memantau perkembangan arus lalu lintas pemudik. Terjadi, peningkatan pada puncak arus balik yang jatuh pada Sabtu (1/7) dan Minggu (2/7).

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Desi Arryani, menjelaskan upaya-upaya yang telah dilakukan Jasa Marga dalam memberikan pelayanan kepada pengguna jalan tol.

Desi Aryani menjelaskan, perkembangan jumlah kendaraan yang melintas di Gerbang Tol Cikarang Utama selama arus balik, serta upaya-upaya untuk mempertahankan kelancaran lalu lintas.

“Upaya yang kami lakukan adalah pemberlakuan contra flow, pembukaan 31 gardu di GT Cikarang Utama arah Jakarta dengan pemanfaatan Gardu Tol reversible, serta koordinasi yang intens dengan pihak Kepolisian, Dinas Perhubungan, serta Badan Usaha Jalan Tol ruas-ruas tol lainnya,” katanya.

Dia menambahkan, Jasa Marga juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Kepolisian yang bekerja sama dalam pengelolaan lalu lintas di tol, sehingga segala rencana rekayasa dan antisipasi kondisi lalu lintas dapat berjalan dengan baik.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengapresiasi jajaran Jasa Marga dalam memberikan level of service yang baik kepada pengguna jalan, sehingga relatif tidak ada masalah di ruas-ruas tol Jasa Marga.

“Ke depan, Jasa Marga yang berpengalaman dalam bidang jalan tol, agar melakukan evaluasi dan memberikan masukan-masukan yang kongkret terkait pintu tol, rest area, dan lain lain”, ujarnya.



from HALO DUNIA http://ift.tt/2ugOYuD
via IFTTT

Jajaran Provost dan Sabhara Polres Metro Jakarta Utara melakukan simulasi penanggulangan aksi teror di pintu masuk markas pada Senin (3/7).

Dalam aksi yang dilakukan tengah hari itu, ada dua orang yang datang masuk ke markas Polres dengan membawa sebuah tas besar dan kemudian menyerang anggota dengan pisau badik.

“Kita lakukan antisipasi pengamanan aksi terorisme sesuai dengan perintah atasan karena melihat kekhawatiran anggota polisi ditengah aksi teror,” ujar Kasie Propam Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Suntoso, Senin (3/7) siang.

Ia menyebutkan selama masa rawan pihak kepolisian melakukan penjagaan ekstra ketat dengan menutup pintu belakang polres dan meningkatkan jumlah personel yang melakukan penjagaan.

“Personel pintu depan kita tambah dari 3 orang menjadi 5 orang, sedangkan personel pintu belakang kita tambah dari 5 menjadi 7 orang karena ada ruang tahanan,” kata Santoso didampingi Kompol SR Hutapea.

Sementara itu, Staff Humas Polres Metro Jakarta Utara, Iptu Ken Rustono meminta masyarakat yang datang ke Markas Polres untuk taat aturan untuk selalu melewati pintu utama atau depan Markas Polres.

“Selama ini masih banyak masyarakat yang masuk lewat pintu belakang Masjid yang sebenarnya diperuntukkan untuk anggota, mulai sekarang harus lewat pintu depan,” kata Ken.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan segala aktivitas atau gerak-gerik orang tidak dikenal di lingkungan masing-masing agar mencegah aksi teror.



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2ugBoY2
via IFTTT